Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Babinsa dalam membantu pemerintah daerah memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan terjangkau. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa melakukan pemantauan langsung ke gudang penyimpanan beras dan berdialog dengan pemilik toko terkait pasokan dan harga yang berlaku di pasaran.
“Hasil pengecekan hari ini menunjukkan bahwa stok beras di UD Hidayah masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa minggu ke depan. Harga juga relatif stabil dan tidak ada lonjakan signifikan,” ujar Babinsa.
Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sekadar pengawasan, tetapi juga langkah antisipatif agar tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap tenang, tidak panik membeli, dan tidak ada permainan harga yang merugikan warga. Babinsa akan terus bersinergi dengan perangkat desa dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas ekonomi di wilayah,” tegasnya.
Selain melakukan pengecekan stok, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar menjual bahan pokok sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah dan tetap menjaga kejujuran dalam berdagang. Menurutnya, keberlangsungan usaha dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kepercayaan dan keadilan harga di lapangan.
Pemilik UD Hidayah, salah satu pedagang beras di Desa Gunung Bakti, mengapresiasi langkah TNI yang secara rutin turun langsung ke lapangan. “Kami senang Babinsa datang memantau. Dengan adanya pengawasan seperti ini, kami juga merasa terbantu untuk menjaga kestabilan harga dan kepercayaan pembeli,” ungkapnya.
Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pemantauan yang dilakukan dengan cara humanis dan penuh kepedulian, Babinsa tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga membantu memastikan kehidupan ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik dan berkelanjutan.






0 komentar:
Posting Komentar