Kegiatan ini dilakukan untuk meninjau kondisi terkini stok dan harga beras di pasaran, sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar tanpa adanya hambatan. Dalam pantauannya, Pelda Aldian berdialog dengan sejumlah pedagang dan pembeli guna mengetahui situasi harga serta ketersediaan pasokan beras di lapangan.
Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa stok beras masih mencukupi dan harga jual relatif stabil. Tidak ditemukan adanya kelangkaan ataupun kenaikan harga yang signifikan di pasar tersebut.
“Kami terus memantau perkembangan harga bahan pokok, khususnya beras, agar masyarakat merasa tenang dan tidak khawatir akan kenaikan harga. Babinsa juga mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang serta tetap menjual sesuai harga yang wajar,” ujar Babinsa.
Selain itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu gejolak harga. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara aparat, pemerintah daerah, pedagang, dan masyarakat dalam menjaga kestabilan ekonomi di wilayah.
Salah satu pedagang beras, Bachtiar, menyampaikan apresiasinya atas langkah Babinsa yang aktif memantau harga di pasar.
“Kami sangat senang Babinsa turun langsung ke lapangan. Kehadiran beliau membuat kami merasa diperhatikan, dan masyarakat pun jadi lebih tenang karena tahu stok beras aman,” ujar Bachtiar.
Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang akhir tahun dan musim liburan.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, pedagang, dan masyarakat, diharapkan kondisi ekonomi di wilayah Subulussalam tetap aman, stabil, dan kondusif.






0 komentar:
Posting Komentar